Ilmu Pedia Peribahasa Arti Peribahasa Walau Sungai Mengalir Ke Laut, Laut Tiada Akan Bertambah

Arti Peribahasa Walau Sungai Mengalir Ke Laut, Laut Tiada Akan Bertambah

Arti Peribahasa Walau Sungai Mengalir Ke Laut, Laut Tiada Akan Bertambah

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Walau Sungai Mengalir Ke Laut, Laut Tiada Akan Bertambah

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Walau sungai mengalir ke laut, laut tiada akan bertambah

Pemberian orang miskin kepada orang kaya tidak akan terasa/memberikan perubahan bagi mereka.

Kesimpulan

Arti peribahasa walau sungai mengalir ke laut, laut tiada akan bertambah adalah pemberian orang miskin kepada orang kaya tidak akan terasa/memberikan perubahan bagi mereka.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa walau sungai mengalir ke laut, laut tiada akan bertambah, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Esa hilang dua terbilang
Artinya :

  1. Mati atau hidup dengan kemuliaan, tidak ada pilihan lain
  2. Apabila seorang pemimpin mati, segera akan tampil beberapa orang penggantinya

Jauh dapat ditunjuk, dekat dapat ditunjal
Artinya : Apa yang dikatakan dapat dibuktikan kebenarannya

Tersesak padang ke tebing
Artinya : Orang yang sudah kehabisan akal dalam menghadapi suatu perkara.

Mengadu buku lidah
Artinya :

  1. Berbantah
  2. Bertengkar mulut

Lunak gigi dari lidah
Artinya :

  1. Sangat lemah lembut (merendahkan diri dan sebagainya)
  2. Lemah lembut

Sudah lepas dari bahunya
Artinya : Sudah tidak lagi menjadi beban/tanggung jawabnya.

Kalau bunga bukan sekuntum
Artinya : Lelaki atau perempuan bukan/tidak hanya seorang diri di dunia ini.

Bagai manik putus talinya pengarang
Artinya : Perihal air mata yang bercucuran

Tidak masuk buku
Artinya : Tidak masuk dalam hitungan

Bagai kelip-kelip terbang malam
Artinya : Rahasia yang tidak dapat disembunyikan.

Malu bertanya sesat di jalan malu berdayung perahu hanyut, malu makan perut lapar
Artinya : Kalau tidak mau berikhtiar, tidak akan mendapat kemajuan

Mengepit daun kunyit
Artinya : Memuji-muji diri sendiri

Sebagai cendawan dibasuh
Artinya : Seseorang yang memilki penyakit keras.

Apa payahnya menawakkan bibir atas bawah
Artinya : Mudah dalam berbicara, tetapi susah untuk mengerjakannya. (menawakan = menaupkan)

Semahal-mahal gading, kalau patah tak berguna
Artinya : Betapa pun seseorang dianggap mulia/besar, sekali saja melakukan kesalahan besar, pasti tidak akan dihormati lagi.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Walau Sungai Mengalir Ke Laut, Laut Tiada Akan Bertambah”, semoga bermanfaat.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.