Ilmu Pedia Peribahasa Arti Peribahasa Utang Darah Dibayar Dengan Darah, Utang Nyawa Dibayar Dengan Nyawa

Arti Peribahasa Utang Darah Dibayar Dengan Darah, Utang Nyawa Dibayar Dengan Nyawa

Arti Peribahasa Utang Darah Dibayar Dengan Darah, Utang Nyawa Dibayar Dengan Nyawa

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Utang Darah Dibayar Dengan Darah, Utang Nyawa Dibayar Dengan Nyawa

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Utang darah dibayar dengan darah, utang nyawa dibayar dengan nyawa

Kebaikan dibalas dengan kebaikan, sedangkan kejahatan dibalas dengan kejahatan.

Kesimpulan

Arti peribahasa utang darah dibayar dengan darah, utang nyawa dibayar dengan nyawa adalah kebaikan dibalas dengan kebaikan, sedangkan kejahatan dibalas dengan kejahatan.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa utang darah dibayar dengan darah, utang nyawa dibayar dengan nyawa, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Terajar pada banting pincang
Artinya : Tidak ada gunanya mengajar orang yang keras kepala

Selangkas betik berbuah
Artinya : Waktu yang singkat

Hendak melangkah kaki pendek, hendak mencapai tangan tak sampai
Artinya : Ingin melakukan suatu pekerjaan tetapi tidak berdaya.

Bagai tupai bergelut
Artinya : Kehebatan dari rupa seseorang.

Tabuhan meminang anak labah-labah
Artinya : Tidak seimbang (tentang perjodohan)

Semanis manis gula ada pasir di dalamnya
Artinya : Bujuk rayu yang lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yang keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri

Mandi tak basah
Artinya :

  1. Orang yang keras hati
  2. terlalu rindu.

Ada sama dimakan, tak ada sama ditahan
Artinya : Baik derita maupun bahagia dirasakan secara bersama-sama.

Tertanam di biji hampa
Artinya : Jika salah langkah dalam usaha, maka tujuan tidak akan tercapai.

Tergantung tidak bertali
Artinya : Perempuan yang tidak diurus lagi oleh suaminya, tetapi tidak dapat meminta cerai

Jikalau ular menyusur akar, tiada hilang bisanya
Artinya : Orang besar yang bersikap merendah tidak akan jatuh martabatnya.

Apung di tengah lautan, dipukul ombak, sekejap ke tengah, sekejap ke tepi
Artinya : Orang dagang/asing yang hidupnya melarat.

Berkelahi di ekor alahan
Artinya : Mempertengkarkan sesuatu yang sudah beres (selesai) atau yang kurang penting

Seluas dada tuma
Artinya : Terlalu sempit.

Kecil bahan besar penimpanya
Artinya : Pengeluaran yang lebih banyak dibandingkan penghasilan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Utang Darah Dibayar Dengan Darah, Utang Nyawa Dibayar Dengan Nyawa”, semoga bermanfaat.

2 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.