Ilmu Pedia Peribahasa Arti Peribahasa Tiada Angin Bertiup Masakan Daun Kan Bergoyang?

Arti Peribahasa Tiada Angin Bertiup Masakan Daun Kan Bergoyang?

Arti Peribahasa Tiada Angin Bertiup Masakan Daun Kan Bergoyang?

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Tiada Angin Bertiup Masakan Daun Kan Bergoyang?

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Tiada angin bertiup masakan daun kan bergoyang?

Yang berguna tetap disimpan baik-baik, sedangkan yang tidak berguna dibuang.

Kesimpulan

Arti peribahasa tiada angin bertiup masakan daun kan bergoyang? adalah yang berguna tetap disimpan baik-baik, sedangkan yang tidak berguna dibuang.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa tiada angin bertiup masakan daun kan bergoyang?, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Menghapuskan arang di muka
Artinya : Menghilangkan malu

Tidak makan siku-siku
Artinya :

  1. Cakap orang yang berleleran saja, tiada langsung ke tujuannya
  2. Tidak baik
  3. Tidak patut

Rusak bangsa oleh laku
Artinya : Biarpun orang berbangsa tinggi, kalau berkelakuan buruk, keturunannya yang tinggi itu tidak akan dihargai orang

Kawin naik basuh kaki saja
Artinya :

  1. Menikah tanpa mengeluarkan banyak biaya (atau bahkan tanpa biaya)
  2. seorang pembohong tentu tidak dapat dipercaya.

Bagai perian pecah
Artinya : Suara yang sember (tidak merdu)

Akar terjumbai tempat siamang berpegang, dahan mengajur tempat tupai menegun
Artinya : Dari keterangan, setiap orang dapat mengetahui salah atau benarnya perbuatan orang lain.

Seperti Belanda minta tanah
Artinya : Perihal orang yang tamak, diberi sedikit hendak banyak, diberi banyak hendak semuanya

Rusak anak oleh menantu
Artinya : Orang yang kita kasihi merusakkan harta yang kita berikan kepadanya

Berkaul kepada keramat
Artinya : Memohon sesuatu hendaklah pada tempatnya.

Adat diisi janji dilabuh
Artinya : Adat harus dijalankan, persetujuan harus ditepati

Badan bersaudara, emas perak tiada bersaudara, kasih saudara sama ada, kasih bapa menokok harta yang ada, kasih ibu sama rata, kasih sahabat sama binasa
Artinya : Walaupun orang-orang lemah berada di bawah kuasa orang yang kuat, tetapi hatinya masih tetap bebas.

Bercabik kulit belumlah tentu, bercabik kain bolehlah
Artinya : Hasil yang belum dapat diharapkan walaupun sudah dikerjakan dengan susah payah.

Anak ikan dimakan ikan, tahu makan tahu simpan
Artinya : Jika tahu cara membuat sesuatu, hendaklah juga tahu cara menyimpan rahasianya.

Sayang akan garam secacah, dibusukkan kerbau seekor
Artinya : Karena tidak mau mengeluarkan biaya sedikit, akhirnya menderita kerugian yang besar.

Anak sendiri disayangi, anak tiri dibengkengi
Artinya : Bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yang diutamakan

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Tiada Angin Bertiup Masakan Daun Kan Bergoyang?”, semoga bermanfaat.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.