Ilmu Pedia Peribahasa 2 Arti Peribahasa Tak Lapuk Oleh Hujan, Tak Lekang Oleh Panas

2 Arti Peribahasa Tak Lapuk Oleh Hujan, Tak Lekang Oleh Panas

Arti Peribahasa Tak Lapuk Oleh Hujan, Tak Lekang Oleh Panas

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Tak Lapuk Oleh Hujan, Tak Lekang Oleh Panas

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Tak lapuk oleh hujan, tak lekang oleh panas

  1. Tetap pada pendirian semula
  2. suatu keadaan yang tidak pernah berubah/tetap.

Kesimpulan

Arti peribahasa tak lapuk oleh hujan, tak lekang oleh panas adalah tetap pada pendirian semula; suatu keadaan yang tidak pernah berubah/tetap.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa tak lapuk oleh hujan, tak lekang oleh panas, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Siapakah yang mau menghujankan garamnya?
Artinya : Tidak ada orang yang mau menunjukkan aibnya sendiri.

Diuji timbang lebih sesaga
Artinya : Perbedaan yang sangat kecil/hampir tidak terlihat.

Sehina semalu
Artinya :

  1. Seia sekata
  2. Senasib

Nasi tak dingin, pinggan tak retak
Artinya : Cermat dalam melakukan suatu pekerjaan.

Menjilat ludah
Artinya : Menarik kembali apa yang telah diucapkan

Bagai kayu lempung, ditebuk kumbang tembus-menembus
Artinya : Orang yang lemah dan mudah teraniaya oleh orang yang berkuasa. (kayu lempung = kayu ringan dan lunak)

Di manakah berteras kayu mahang
Artinya : Jangan mengharapkan sesuatu yang mustahil

Mendabih menampung darah
Artinya : Sangat tamak

Ke hulu menongkah surut, ke hilir menongkah pasang
Artinya :

  1. Selalu sial
  2. Orang yang selalu sial

Mana tali berpunca tak berhujung?
Artinya : Tidak ada orang yang tidak akan menghadapi kematian.

Jika cerdik teman berunding, jika bodoh disuruh diarah
Artinya : Sahabat yang tulus ikhlas dan saling tolong-menolong.

Garam tumpah apakah tempatnya?
Artinya : Orang miskin/hina yang meninggal dan tidak dihiraukan orang banyak.

Ulat di dalam batu, apa dimakannya?
Artinya : Manusia dapat berusaha, namun hanya Tuhan yang menentukan hasilnya.

Menambak gunung, menggarami air laut
Artinya : Memberi bantuan kepada orang yang sama sekali tidak perlu dibantu

Marahkan pijat kelambu dibakar, tidur terdedah
Artinya : Takut akan bahaya yang kecil, keuntungan yang besar dibuang dan akhirnya merana/kecewa.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Tak Lapuk Oleh Hujan, Tak Lekang Oleh Panas”, semoga bermanfaat.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.