Ilmu Pedia Peribahasa Arti Peribahasa Sudah Tujuh Janda Berduduk, Sembilan Neranak Tiri, Tercecah Uban Di Gigi

Arti Peribahasa Sudah Tujuh Janda Berduduk, Sembilan Neranak Tiri, Tercecah Uban Di Gigi

Arti Peribahasa Sudah Tujuh Janda Berduduk, Sembilan Neranak Tiri, Tercecah Uban Di Gigi

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Sudah Tujuh Janda Berduduk, Sembilan Neranak Tiri, Tercecah Uban Di Gigi

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Sudah tujuh janda berduduk, sembilan neranak tiri, tercecah uban di gigi

Sindiran terhadap orang tua yang menikah/kawin berulang kali.

Kesimpulan

Arti peribahasa sudah tujuh janda berduduk, sembilan neranak tiri, tercecah uban di gigi adalah sindiran terhadap orang tua yang menikah/kawin berulang kali.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa sudah tujuh janda berduduk, sembilan neranak tiri, tercecah uban di gigi, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Mulut kapuk dapat ditutup, mulut orang tidak
Artinya : Rahasia jangan dipercayakan kepada orang lain

Terbulang ayam betina
Artinya : Orang yang disangka berani dan sebagainya, ternyata tidak

Kata biarlah kota
Artinya : Janji hendaklah ditepati.

Asing uang, asing nikmat
Artinya : Menerima rezeki yang tidak dikehendakinya.

Harimau mengaum takkan menangkap
Artinya : Orang yang mengancam dan sebagainya dengan perkataan keras, biasanya tidak sampai berbuat apa-apa

Menahan lukah di penggentingan
Artinya : Mencari untung pada waktu ada kerusuhan dan sebagainya

Bagai melulusi baju sempit bagai terbuang ke sisiran
Artinya : Seseorang yang merasa senang karena terlepas dari kesusahan

Sudah seasam segaramnya
Artinya :

  1. Sudah tidak ada celanya (tentang pekerjaan, perbuatan)
  2. Sudah baik benar (tidak ada celanya)

Kemudi patah perahu tembuk
Artinya : Kemalangan yang datang silih berganti.

Mencari jejak dalam air
Artinya : Melakukan perbuatan yang sia-sia

Semisal udang dalam tangguk
Artinya : Sedang dalam kesusahan (kesukaran)

Anak sendiri disayangi, anak tiri dibengkengi
Artinya : Bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yang diutamakan

Daun mengenalkan pohonnya
Artinya : Dari perilaku dan budi bahasa dapat diketahui mengenai asal-usulnya.

Diam penggali berkarat, diam ubi berisi
Artinya : Pengetahuan dan sebagainya yang tidak dipakai lama-kelamaan akan hilang

Satu biduk nahkoda dua
Artinya : Bila dalam satu perusahaan/perkumpulan terdapat dua orang pimpinan tertinggi, pasti akhirnya tidak beres.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Sudah Tujuh Janda Berduduk, Sembilan Neranak Tiri, Tercecah Uban Di Gigi”, semoga bermanfaat.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.