Ilmu Pedia Peribahasa Arti Peribahasa Siang Bagai Hari, Terang Bagai Bulan

Arti Peribahasa Siang Bagai Hari, Terang Bagai Bulan

Arti Peribahasa Siang Bagai Hari, Terang Bagai Bulan

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Siang Bagai Hari, Terang Bagai Bulan

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Siang bagai hari, terang bagai bulan

Perihal kasus atau perkara yang sudah jelas.

Kesimpulan

Arti peribahasa siang bagai hari, terang bagai bulan adalah perihal kasus atau perkara yang sudah jelas.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa siang bagai hari, terang bagai bulan, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Ambil pisau, belahlah dada
Artinya : Ingin menunjukan kebenaran yang ada pada dirinya sendiri.

Angkuh terbawa, tampan tertinggal
Artinya : Baik rupanya, tetapi buruk sikap/perilakunya.

Seperti emas baru disepuh
Artinya : Kecantikan seorang wanita yang luar biasa.

Nafsu tidak bertepi
Artinya : Keinginan hati yang tidak ada batasnya.

Kerbau sekandang dapat digembalakan, manusia seorang tiada terjaga
Artinya : Sekawanan kerbau bisa/mampu untuk dikandangkan/diatur, sementara itu manusia yang hanya seorang tidak dapat diatur.

Belayar ke pulau kapuk
Artinya : Tidur.

Rebung tak miang, bemban pula miang
Artinya : Orang yang tidak turut campur dalam suatu pekerjaan menjadi susah, tetapi yang patut susah malahan berdiam diri

Membesarkan kerak nasi
Artinya : Menambah-nambah belanja yang tidak perlu

Tua-tua keladi
Artinya : Tua tetapi bukan tua umurnya saja melainkan juga banyak pengetahuan dan pengalaman

Tak lekang oleh panas
Artinya : Tetap tidak berubah

Takut di hantu, terpeluk ke bangkai
Artinya : Mendapat kesusahan (kecelakaan) karena takut akan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu ditakuti

Anjing diberi makan nasi takkan kenyang
Artinya : Sia-sia memberikan nasihat yang baik kepada orang jahat.

Telur dua sebandung, pecah satu pecah kedua
Artinya :

  1. Sehidup semati
  2. seia sekata
  3. senasib sepenanggungan.

Hilang bahasa lenyap bangsa
Artinya :

  1. Jika suatu bahasa persatuan sudah tidak terpakai lagi maka lambat-laun hilanglah bangsa itu
  2. hilang budi bahasa, maka hilang pula derajat diri.

Seperti itik mendengar guntur
Artinya : Mengharap-kan peruntungan dan sebagainya yang tidak tentu datangnya

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Siang Bagai Hari, Terang Bagai Bulan”, semoga bermanfaat.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.