Ilmu Pedia Peribahasa Arti Peribahasa Kuat Berdiri Pohon Karena Akarnya, Kuat Akar Karena Tanah

Arti Peribahasa Kuat Berdiri Pohon Karena Akarnya, Kuat Akar Karena Tanah

Arti Peribahasa Kuat Berdiri Pohon Karena Akarnya, Kuat Akar Karena Tanah

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Kuat Berdiri Pohon Karena Akarnya, Kuat Akar Karena Tanah

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Kuat berdiri pohon karena akarnya, kuat akar karena tanah

Kekuatan dari sebuah kerajaan adalah karena orang besar/berkuasa di dalamnya, sedangkan kekuatan orang besar/berkuasa adalah karena rakyatnya yang bersatu-padu.

Kesimpulan

Arti peribahasa kuat berdiri pohon karena akarnya, kuat akar karena tanah adalah kekuatan dari sebuah kerajaan adalah karena orang besar/berkuasa di dalamnya, sedangkan kekuatan orang besar/berkuasa adalah karena rakyatnya yang bersatu-padu.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kuat berdiri pohon karena akarnya, kuat akar karena tanah, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bagai haruan di dalam tuar
Artinya : Tidak tetap keadaannya karena sakit atau susah

Seperti baranak besar, hidung dikeluani
Artinya : Seseorang yang selalu memamerkan barang yang diperolehnya.

Kalau pandai meniti buih, selamat badan sampai ke seberang
Artinya : Jika dapat mengatasi kesukaran tentu maksud dapat dicapai

Tak benang batu digilas
Artinya : Apabila belum ada sesuatu yang pas/sesuai keinginan untuk dipakai, maka sebaiknya pakailah sesuatu yang ada terlebih dahulu.

Takutkan tuma, dibuang kain
Artinya : Takut akan sesuatu hal yang kecil, lalu membuang keuntungan besar yang mungkin diperoleh.

Elok buruk dan busuk hanyir
Artinya : Kesenangan dan kesulitan selalu beriringan.

Belum menetas sudah dibilang
Artinya : Belum tercapai tujuannya tetapi sudah bersenang-senang/kegirangan.

Mulut bajan boleh ditutup, mulut manusia tidak
Artinya : Rahasia jangan terlalu lekas dipercayakan kepada orang karena mulut manusia tidak dapat ditutup

Seperti rusa masuk kampung
Artinya : Tercengang-cengang keheranan

Jika ada padi tentu ada hampanya, jika ada hati tentu terasa
Artinya : Siapa yang merasa tersindir, maka kemungkinan dialah yang berbuat sebagaimana sesuatu yang disindirkan itu.

Seperti kambing dengan harimau
Artinya : Orang lemah/rendahan yang melawan orang kuat/besar.

Takut akan lumpur, lari ke duri
Artinya : Menghindarkan diri dari kesusahan yang kecil, jatuh ke dalam kesusahan yang lebih besar

Tikar emas bantal suasa sama dengan berbantalkan lengan
Artinya : Rumah mewah tetapi bukan milik sendiri tidak akan terasa lebih baik/nyaman daripada rumah jelek tetapi milik sendiri.

Untung bagai untung kapas
Artinya : Orang yang banyak penanggungannya.

Dianjung seperti payung, diambak seperti kasur
Artinya : Orang yang sangat dimuliakan.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kuat Berdiri Pohon Karena Akarnya, Kuat Akar Karena Tanah”, semoga bermanfaat.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.