Ilmu Pedia Peribahasa 1 Arti Peribahasa Kepala Ke Bawah, Kaki Ke Atas

1 Arti Peribahasa Kepala Ke Bawah, Kaki Ke Atas

Arti Peribahasa Kepala Ke Bawah, Kaki Ke Atas

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Kepala Ke Bawah, Kaki Ke Atas

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Kepala ke bawah, kaki ke atas

  1. Bekerja siang dan malam tanpa henti
  2. selalu sibuk.

Kesimpulan

Arti peribahasa kepala ke bawah, kaki ke atas adalah bekerja siang dan malam tanpa henti; selalu sibuk.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa kepala ke bawah, kaki ke atas, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Bergedang air orang
Artinya : Pekerjaan yang memberikan keuntungan pada orang lain.

Asal menugal adalah benih
Artinya : Setiap perbuatan tentu akan ada hasilnya (ada yang memperhatikan)

Yang dimakan rasa, yang dilihat rupa, yang didengar bunyi
Artinya : Segala pekerjaan itu hendaklah dikerjakan sebaik mungkin.

Pelesit dua sejinjang
Artinya : Perempuan yang bersuami dua

Tinggi kayu ara dilompati, rendah bilang-bilang disyukuri
Artinya : Cara panggilan dalam suatu kelompok/kaum yang disebabkan oleh perkawinan.

Orang berdendang di pentasnya, orang beraja di hatinya
Artinya : Menurutkan rasa (sesuka) hati masing-masing

Menunjukkan ilmu kepada orang menetak
Artinya : Nasihat yang baik itu tidak berguna bagi orang yang tidak mau menggunakannya

Sayang akan garam secacah, dibusukkan kerbau seekor
Artinya : Karena tidak mau mengeluarkan biaya sedikit, akhirnya menderita kerugian yang besar.

Bagai anak dara mabuk andam
Artinya : Anak perempuan yang tidak tahu malu. (andam = rambut di dahi)

Seperti badak makan anaknya
Artinya : Orang tua yang tega mencelakakan anaknya sendiri.

Biar sipi asal jangan sesat
Artinya :

  1. Jika telah menderita kerugian (kekalahan, kesusahan, dan sebagainya) hendaknya diusahakan supaya jangan terlampau menderita
  2. Biar rugi sedikit, asal jangan rugi banyak

Seperti limau masak seulas
Artinya : (orang) yang menonjol di antara saudara-saudaranya (lebih pandai, kaya, dan sebagainya)

Biji hampa
Artinya :

  1. Sia-sia
  2. Tidak dipedulikan

Tidak makan benang
Artinya :

  1. Tidak masuk akal
  2. Tidak benar

Kapak tak boleh membelah kayu, kalau bukan kayu pula yang menjadi hulunya
Artinya : Penganiayaan itu berlaku karena ada orang yang menjadi biang keladinya.

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Kepala Ke Bawah, Kaki Ke Atas”, semoga bermanfaat.

0 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.