Ilmu Pedia Peribahasa Arti Peribahasa Hidung Laksana Kuntum Seroja, Dada Seperti Mawar Merekah

Arti Peribahasa Hidung Laksana Kuntum Seroja, Dada Seperti Mawar Merekah

Arti Peribahasa Hidung Laksana Kuntum Seroja, Dada Seperti Mawar Merekah

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Hidung Laksana Kuntum Seroja, Dada Seperti Mawar Merekah

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Hidung laksana kuntum seroja, dada seperti mawar merekah

Perihal menyatakan keelokan bentuk hidung dan dada perempuan

Kesimpulan

Arti peribahasa hidung laksana kuntum seroja, dada seperti mawar merekah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perihal menyatakan keelokan bentuk hidung dan dada perempuan

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa hidung laksana kuntum seroja, dada seperti mawar merekah, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Mendapat runut
Artinya : Mendapat keterangan tentang suatu perkara yang sedang diusut

Jauh panggang dari api
Artinya :

  1. Tindakan yang tidak sesuai dengan maksudnya
  2. Tawaran yang jauh di bawah harga
  3. Tidak kena
  4. Tidak benar (tentang jawaban, sindiran)
  5. Banyak bedanya

Nasi masak periuk pecah
Artinya : Hukuman yang sudah diputuskan tidak dapat dibanding/diganggu-gugat lagi.

Minum serasa duri, makan serasa lilin, tidur tak lena, mandi tak basah
Artinya : Hal orang yang sangat bersusah hati sehingga segala sesuatunya tidak berasa enak

Digenggam takut mati, dilepaskan takut terbang
Artinya : Rasa gelisah, khawatir kacau-balau

Kalau kawin ke batubara, kalau mati ke melaka
Artinya : Perihal orang yang mencari sesuatu yang enak/senang saja.

Hari guruh takkan hujan
Artinya : Orang yang terlalu marah biasanya tidak sampai memukul.

Laksana sampan pukat
Artinya : Orang yang tidak pernah keluar jauh dari tempat kediamannya.

Badan boleh dimiliki, hati tiada boleh dimiliki
Artinya : Sudah sehidup semati.

Mahal tak dapat dibeli, murah tak dapat diminta
Artinya : Sesuatu yang sangat susah untuk diperoleh.

Berbukit di balik pendakian
Artinya : Lepas dari kesukaran yang satu mendapat kesukaran lain

Umpama bilah atau lidi yang terselat pada dinding, dapat juga diambil akan pencungkil gigi atau pencungkil telinga
Artinya : Betapa pun bodohnya atau bebalnya seseorang, pada suatu saat pasti ada juga gunanya.

Sawah berpematang, ladang berbintralak
Artinya : Orang miskin yang berpenampilan seperti orang kaya.

Tak ada kubangan yang tak berkatak
Artinya : Setiap daerah pasti memiliki suatu kelemahan.

Lesung mencari alu
Artinya : Perempuan mencari laki-laki

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Hidung Laksana Kuntum Seroja, Dada Seperti Mawar Merekah”, semoga bermanfaat.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.