Ilmu Pedia Peribahasa 1 Arti Peribahasa Adat Pulau Limburan Pasang

1 Arti Peribahasa Adat Pulau Limburan Pasang

Arti Peribahasa Adat Pulau Limburan Pasang

ILMUPEDIA – Arti Peribahasa Adat Pulau Limburan Pasang

Arti kata “peribahasa” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu atau ungkapan, kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Peribahasa adalah salah satu jenis aforisme, yakni suatu bentuk kebahasaan yang ringkas dan berisikan kebenaran umum

Peribahasa memiliki sejumlah ciri-ciri, diantaranya:

  1. Berbentuk kalimat atau penggalan kalimat
  2. Bersifat turun-temurun dan tetap
  3. Dapat digunakan sebagai nasihat, penghias ujaran, penguat ujaran dll.
  4. Mencakup beberapa jenis, seperti bidal, pepatah, ibarat dll.

Arti Peribahasa Adat pulau limburan pasang

  1. Adat hidup ialah saling membantu
  2. yang kaya membantu yang miskin, yang berilmu membantu yang bodoh, dan yang berkuasa melindungi yang lemah.

Kesimpulan

Arti peribahasa adat pulau limburan pasang adalah adat hidup ialah saling membantu; yang kaya membantu yang miskin, yang berilmu membantu yang bodoh, dan yang berkuasa melindungi yang lemah.

Arti peribahasa lainnya :

Selain arti peribahasa adat pulau limburan pasang, berikut beberapa arti peribahasa lainnya yang mungkin menarik untuk diketahui:

Sudah gaharu cendana pula sudah tahu bertanya pula
Artinya : Pura-pura tidak tahu

Angguk enggan, geleng ia, unjuk tidak berikan
Artinya : Lain di mulut, lain di hati.

Ibarat perahu takkan karam sebelah
Artinya : Kaum keluarga yang ikut bersimpati atas kecelakaan/musibah yang menimpa kerabatnya.

Berkandilkan bulan
Artinya : Tidak memiliki rumah/tempat tinggal.

Seperti laba-laba cinta kepada telurnya
Artinya :

  1. Perihal orang tua yang sangat mengasihi anak kandungnya
  2. saling mencintai.

Terkilat ikan dalam air, tahu jantan atau betina
Artinya : Orang yang bijaksana tahu akan baik dan buruknya sesuatu.

Bertemu beliung dengan ruyung
Artinya : Sama-sama kuat (tentang permusuhan)

Seperti pinang dibelah dua
Artinya : (dua orang yang) serupa benar

Yang mencencang memampas
Artinya : Yang berbuat salah harus menerima hukuman yang setimpal.

Jerat halus kelindan sutera
Artinya : Tipu muslihat yang sangat halus.

Bagai menjenguk jerat sial
Artinya :

  1. Melawat ke suatu tempat tetapi hanya sebentar saja
  2. orang yang gemar bepergian.

Sudah tahu peria pahit
Artinya : Penyesalan yang sia-sia saja (sebab sudah tahu kurang baik, tetapi diperbuat juga)

Baik membawa resmi padi, daripada membawa resmi lalang
Artinya : Tidak sombong. (resmi = sifat)

Bagai mestika embun
Artinya : Mendengarkan nasihat.

Putus kelikir, rompong hidung
Artinya : Sesuatu yang hendak dikuasai menjadi terlepas sama sekali

Lihat juga :
1. Kumpulan Arti Peribahasa lainnya DI SINI
2. Kamus Besar Bahasa Indonesia DI SINI

Demikian informasi “Arti Peribahasa Adat Pulau Limburan Pasang”, semoga bermanfaat.

1 Likes

Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.